Terlalu lama aku melupakan Samantha, sosok hantu anak perempuan yang kutemui saat umurku masih belasan. Sampai di malam ini, dia muncul dan bertanya dengan malu, apakah aku masih ingat padanya? Seketika, aku ingat janjika pada anak cantik bersorot mata sedih dan kesepian itu untuk sering mengunjunginya dan mengajak sahabat-sahabatku. Aku benar-benar ceroboh telah melupakannya. Namun, Samantha t…
William Van Kemmen adalah seorang anak kecil yang tampan, apalagi dengan biola yang selalu menemaninya. Namun, dalam hatinya ia merasa kesepian. Semua itu karena perpindahan keluarganya ke Hindia Belanda. Kini matanya kosong karena kesedihan, tidak ada yang mau berteman dengannya. Setelah kematian menyapa, barulah dia merasa bahagia. Akhirnya dia berteman dengan Peter si anak nakal, Hendrick…
Baskara hanyalah seorang anak umur 13 tahun yang merasa tak pernah mendapatkan kasih sayang. Seumur hidup, batin, dan fisiknya kerap tersiksa oleh perlakuan orang tua, dan teman-teman di sekolah. Hidup anak itu hanya seputar rumah, Ibu, dan teman-teman sekolahnya yang semena-mena, tak ada kawan, tak ada saudara. Hingga suatu hari anak itu menemukan sebuha kartu nama dengan nama asing tertuli…
Kebanyakan dari kalian mungkin sudah mengenal istilah "Peter cs", yakni kelima sahabat gaib Risa yang bernama Peter, William, Hans, Hendrick, dan Janshen. Risa memuat cerita masa lalu sahabatnya dalam sebuah karya tulisan. Ia menuangkan hasil rangkuman cerita dari kehidupan masa lalu sahabatnya kedalam sebuah novel, salah satu bukunya berjudul "Janshen". Sesuai dengan judul, buku ini bercerita …
Kasih. Itulah nama aslinya. ‘Kasih’ menjadi nama yang terlalu indah untuk si wajah kaku tanpa senyuman itu. Tidak tahu mengapa siapa pun memanggilnya dengan istilah Asih. Saat beliau kecil, beliau cuma tinggal di suatu desa berjulukan Desa Sukaraja. Tahun ke tahun beliau kian beranjak dewasa. Saat beliau mulai berkembang dewasa, Asih menegaskan untuk merantau ke kota besar. Asih rela mening…
Apa kau tahu kalau ada juga hantu yang menyebalkan? Ada, namanya Peter van Gils! Anak hantu keturunan bangsawan Belanda itu paling bisa membuatku gemas, kesal, marah, bahkan terkadang takut. Tidak hanya manusia, empat sahabat gaibku yang lain juga sering kewalahan menghadapi tangan jahat dan sifat “sok benar”-nya. Namun, suatu malam –kudapati dia murung dan sedih.
Ke mana perginya mereka, sahabat-sahabat kecilku yang lagi-lagi terlalu sibuk mencari teman-teman baru? Sesal terasa begitu menyesakkan dadaku, tatkala kuingat lagi bahwa semua ini karenaku, karena ulahku. Seandainya tak usah kuceritakan bagaimana kisah kami, seandainya tak kugambarkan sosok Peter yang jahil, William yang bijaksana, Hans dan Hendrick yang periang, Janshen yang menggemaska…