Apa kau tahu kalau ada juga hantu yang menyebalkan? Ada, namanya Peter van Gils! Anak hantu keturunan bangsawan Belanda itu paling bisa membuatku gemas, kesal, marah, bahkan terkadang takut. Tidak hanya manusia, empat sahabat gaibku yang lain juga sering kewalahan menghadapi tangan jahat dan sifat “sok benar”-nya. Namun, suatu malam –kudapati dia murung dan sedih.
Sejak ayah Chesta menikah lagi, Aru merasakan perubahan pada gadis itu. Chesta yang dulunya periang, sekarang lebih banyak diam. Waktunya bersama Aru pun berkurang. Puncak dari semuanya, Aru menemukan lebam-lebam di tubuh Chesta yang selalu berusaha disembunyikannya. Pada titik itu, Aru merasa tidak berguna karena gagal melindungi gadis yang dicintainya. Gadis yang dulu selalu tersenyum ria…
Ke mana perginya mereka, sahabat-sahabat kecilku yang lagi-lagi terlalu sibuk mencari teman-teman baru? Sesal terasa begitu menyesakkan dadaku, tatkala kuingat lagi bahwa semua ini karenaku, karena ulahku. Seandainya tak usah kuceritakan bagaimana kisah kami, seandainya tak kugambarkan sosok Peter yang jahil, William yang bijaksana, Hans dan Hendrick yang periang, Janshen yang menggemaska…
Boss: Kamu ngomong apa? Gue: hah? Gak ngomong apa-apa.. Boss: Kok mulut kamu bergerak-gerak? Gue: Engga ah. Boss: Wah mesti ganti kacamata nih.. (ngelepas kacamatanya dan tengok tengok) Gue: (Pake Biscular aja) Boss: Tuh kan bibir kamu komat kamit lagi! Gue: Engga kok! Boss: Iya! Gue: Ya udah terus kenapa rupanya dengan ruangan saya? Apa yang terjadi? Boss: Iya ruangan kita berjauhan…
Arsenio Abrisam. Dia cowok paling sempurna di mataku. Kami emang udah pacaran sejak kelas X di SMA Nusa Cendekia. Tapi, sikap baiknya selama ini kayak udah SOP, datar. Seolah-olah dia cuma menjalankan kewajiban sebagai pacar. Aku bingung. Apa cuma aku yang punya perasaan cinta? Atau, apa mungkin dia jenuh sama aku? Sebenernya aku masih pengin pertahanin hubungan ini. Tapi, mana bisa cinta berte…
Selama 13 tahun, gue hanya menunggu dengan tulus tanpa pernah sekali pun menyatakan cinta. Gue mempersiapkan diri untuk menembak wanita yang tepat di waktu yang tepat. Dia selalu konsisten menyebutkan permainan perkusi gue keren, dan gue juga konsisten ingin menjadikan dia teman hidup gue, dari dulu. Lihatlah usaha gue untuk jadiin lo milik gue selamanya. Bosan itu pasti, tapi ki…